Kamis, 17 Juli 2014

PELATIHAN PRANATA LABORATORIUM PENDIDIKAN POLTEKKES KEMENKES RIAU 2014 (PLP 2014)

Berdasarkan Peraturan menteri pendayagunaan aparatur Negara dan reformasi birokrasi Nomor 03. Tahun 2010, dalam masalah karier saat ini tenaga kependidikan yang bekerja dalam laboratorium bisa memiliki jabatan fungsional tertentu, yaitu Pranata laboratorium pendidikan yang selanjutnya disingkat PLP. Pranata laboratorium pendidikan adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan pengelolaan laboratorium pendidikan yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang.

Untuk mengusulkan pengangkatan pertama dalam jabatan PLP ataupun bagi yang sudah impasing, diharuskan mengikuti dan lulus diklat fungsional PLP. Memfasilitasi kondisi tersebut, maka Poltekkes Kemenkes Riau melaksanakan Pelatihan Pranata Laboratorium Pendidikan Tingkat Dasar untuk memberikan bekal pemahaman tentang jabatan fungsional Pranata Laboratorium Pendidikan.

Pelatihan ini terbuka untuk peserta dari luar Poltekkes Kemenkes Riau dan akan dilaksanakan pada tanggal 19-22 agustus 2014 dengan mendatangkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti).
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Ibu Kustiasih : 0813 6536 2972



Senin, 19 Agustus 2013

PEMBAYARAN UANG KULIAH POLTEKKES KEMENKES RIAU TA.2013/2014

UANG KULIAH DI SETOR KE REKENING 00324-01-30-000021-5.
an. BENDAHARA POLTEKKES RIAU.

pengambilan KRS
1. Lunasi uang kuliah dan iuran BEM
2. COPYKAN slip dan serahkan ke kemahasiswaan ADAK.
3. ambil KRS, ISI dan kembalikan sebelum tnaggal 30 agustus 2013

bagi yang tidak melengkapi adm diatas dianggap mengundurkan diri karena tidak terdaftar di TA. 2013/2014

Senin, 27 Mei 2013

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU POLTEKKES KEMENKES RIAU TA. 2013/2014

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU POLTEKKES KEMENKES RIAU JALUR UMUM.

PENDAFTARAN :
3 S/D 21 JUNI 2013.

SYARAT :
1. SURAT KETERANGAN LULUS / STL / IJASAH
2. PAS PHOTO HITAM PUTIH 4 X 6 5 LBR
3. MEMBAYAR BIAYA PENDAFTARAN.
..
#SR

BISA DILIHAT JUGA DI :
FACEBOOK : Kemahasiswaan Poltekkes RIAU
TWITER : @INFOPOLTEKKES
WEBSITE : www.Poltekkesriau.ac.id

Rabu, 16 Januari 2013

SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) PRAKTIS, MUDAH DAN MURAH

Memeriksa sendiri secara teratur keadaan payudara Anda (self breast examination) dapat secara efektif mengurangi risiko kehadiran kanker payudara tanpa disadari. Setiap wanita berusia di atas 20 tahun sangat dianjurkan untuk melakukannya.langkah1
Berikut adalah lima langkah praktis untuk memeriksa sendiri payudara Anda:

Langkah 1:

Berdirilah di depan cermin dengan bahu tegak dan tangan lurus di samping pinggang. Lihat kedua payudara Anda:
  • Apakah ukuran, bentuk dan warnanya seperti biasa?
  • Apakah ada distorsi bentuk atau pembengkakan?
Periksakan diri ke dokter bila menemukan perubahan berikut pada payudara Anda:langkah2
  • Lekukan, kerutan atau tonjolan di kulit
  • Puting susu berubah posisi atau masuk ke dalam
  • Warna kemerahan, pucat, meradang atau membengkak

Langkah 2:

Angkat kedua tangan Anda dan lihat apakah ada perubahan yang sama.

Langkah 3:

Tekan dengan lembut putting susu Anda dengan jari dan ibu jari. Lihat apakah ada benda cair yang keluar.langkah3

Langkah 4:

Selanjutnya, sambil tidur berbaring, rasakan kedua payudara Anda dengan meraba payudara kanan dengan tangan kiri, dan payudara kiri dengan tangan kanan. Tekan secara mantap namun lembut dengan jari-jari yang rata dan saling merapat.
Lakukan perabaan dari atas ke bawah, sisi ke sisi dari dada bagian atas sampai ke perut bagian atas dan dari ketiak sampai lekukan tengah di antara kedua payudara.
langkah4
Ikuti satu pola untuk memastikan seluruh bagian payudara Anda terperiksa. Anda bisa memulai dari puting susu, lalu melingkar melebar seperti obat nyamuk ke bagian luar payudara. Anda juga bisa mengambil pola seperti orang mengepel lantai, dari atas ke bawah atau kiri ke kanan dengan tarikan lurus-lurus. Mulai dengan rabaan lembut, lalu tekan lebih keras pada bagian yang perlu diperiksa jaringannya sampai ke dalam.

Langkah 5:

Terakhir, rasakan payudara Anda ketika duduk dan berdiri. Banyak wanita yang merasa lebih peka ketika payudara mereka basah dan licin. Anda bisa mencoba melakukannya sewaktu sedang mandi. Lakukan gerakan yang sama dengan langkah 4.

MANFAAT DAN PERUBAHAN TUBUH YANG BAIK KARENA OLAHRAGA


Dengan berolahraga akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh menurut jenis, lama, dan intensitas latihan yang dilakukan. Secara umum olahraga yang dilakukan secara teratur dengan takaran yang cukup akan menyebabkan perubahan sebagai berikut:

1. Perubahan pada Jantung

Jantung akan bertambah besar dan kuat sehingga daya tampung besar dan denyutan kuat. Kedua hal ini akan meningkatkan efisiensi kerja jantung. Dengan efisiensi kerja yang tinggi, jantung tak perlu berdenyut terlalu sering. Pada orang yang tidak melakukan olahraga, denyut jantung ratarata 80 kali per menit, sedang pada orang yang melakukan olahraga teratur, denyut jantung rata-rata 60 kali per menit. Dengan demikian dalam satu menit dihemat 20 denyutan, dalam satu jam 1200 denyutan, dan dalam satu hari 28.800 denyutan. Penghematan tersebut menjadikan jantung awet, dan boleh diharap hidup lebih lama dengan tingkat produktivitas yang tinggi (Strauss, 1979).

2. Perubahan pada Pembuluh darah

Elastisitas pembuluh darah akan bertambah karena berkurangnya timbunan lemak dan penambahan kontraksi otot dinding pembuluh darah. Elastisitas pembuluh darah yang tinggi akan memperlancar jalannya darah dan mencegah timbulnya hipertensi. Disamping elastisitas pembuluh darah yang meningkat, pembuluh pembuluh darah kecil (kapiler) akan bertambah padat pula. Penyakit jantung koroner dapat diatasi dan dicegah dengan mekanisme perubahan ini. Kelancaran aliran darah juga akan mempercepat pembuangan zat-zat lelah sebagai sisa pembakaran sehingga bisa diharapkan pemulihan kelelahan yang cepat (Soekarman, 1987).

3. Perubahan pada Paru

Elastisitas paru akan bertambah sehingga kemampuan berkembang kempis juga akan bertambah. Selain itu jumlah alveoli yang aktif (terbuka) akan bertambah dengan olahraga teratur. Kedua hal diatas akan menyebabkan kapasitas penampungan dan penyaluran oksigen ke darah akan bertambah. Pernafasan bertambah dalam dengan frekuensi yang lebih kecil. Bersamaan dengan perubahan pada jantung dan pembuluh darah, ketiganya bertanggung jawab untuk penundaan kelelahan (McArdle,
1986).

4. Perubahan pada Otot

Kekuatan, kelentukan, dan daya tahan otot akan bertambah. Hal ini disebabkan oleh bertambah besarnya serabut otot dan meningkatnya sistim penyediaan energi di otot. Lebih dari itu perubahan pada otot ini akan mendukung kelincahan gerak dan kecepatan reaksi, sehingga dalam banyak hal kecelakaan dapat dihindari (Brooks, 1984).

5. Perubahan pada Tulang

Penambahan aktivitas enzim pada tulang akan meningkatkan kepadatan, kekuatan, dan besarnya tulang, selain mencegah pengeroposan tulang. Permukaan tulang juga akan bertambah kuat dengan adanya tarikan otot yang terus menerus (Fox, 1988).

6. Perubahan pada Ligamentum dan Tendo

Kekuatan ligamentum dan tendo akan bertambah, demikian juga dengan  perlekatan tendo pada tulang. Keadaan ini akan membuat ligamentum dan tendo mampu menahan beban berat dan tidak mudah cedera (Teitz, 1989).

7. Perubahan pada Persendian dan Tulang rawan
Latihan teratur dapat menyebabkan bertambah tebalnya tulang rawan di persendian sehingga dapat menjadi peredam (shock absorber) dan melindungi tulang serta sendi dari bahaya cedera (Wilmore, 1981).

8. Perubahan pada Aklimatisasi terhadap Panas

Aklimatisasi terhadap panas melibatkan penyesuaian faali yang memungkinkan seseorang tahan bekerja di tempat panas. Kenaikan aklimatisasi terhadap panas disebabkan karena pada waktu melakukan olahraga terjadi pula kenaikan panas pada badan dan kulit. Keadaan yang sama akan terjadi bila seseorang bekerja di tempat panas (Fox, 1984).

Selasa, 15 Januari 2013

GEDUNG LAMA POLTEKKES RIAU (kenangan)

POS SATPAM LAMA SEBELUM DIBONGKAR TAHUN 2007 KARENA PEMBANGUNAN

REKTORAT LAMA SEBELUM DIBONGKAR TAHUN 2007

AULA SERBA GUNA LAMA POLTEKKES KEMENKES RIAU

PAPAN NAMA POLTEKKE DEPKES PEKANBARU

GEDUNG BELAJAR KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES RIAU

PENDOPO BELAJAR POLTEKKES KEMENKES RIAU

KELAS KEPERAWATAN YANG SUDAH BERGANTI MENJADI GEDUNG PENDIDIKAN

LAPANGAN TAKRAW YANG SUDAH DI SULAP MENJADI GEDUNG PENDIDIKAN

LABORATURIUM KIMIA LAMA

RUANG KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES RIAU

MUSHALLA

TIANG LISTRIK KONTROVERSIAL

GARASI SEBELUM DIRENOVASI

SEKRETARIAT BEM TAHUN 2006

LORONG KANTIN

KANTIN ACIK

PARKIR MOTOR PEGAWAI POLTEKKES KEMENKES RIAU

GUDANG

FOTOCOPY


RUMAH BERSALIN

LAPANGAN UPACARA


PENDOPO