Isnin, 19 Ogos 2013

PEMBAYARAN UANG KULIAH POLTEKKES KEMENKES RIAU TA.2013/2014

UANG KULIAH DI SETOR KE REKENING 00324-01-30-000021-5.
an. BENDAHARA POLTEKKES RIAU.

pengambilan KRS
1. Lunasi uang kuliah dan iuran BEM
2. COPYKAN slip dan serahkan ke kemahasiswaan ADAK.
3. ambil KRS, ISI dan kembalikan sebelum tnaggal 30 agustus 2013

bagi yang tidak melengkapi adm diatas dianggap mengundurkan diri karena tidak terdaftar di TA. 2013/2014

Isnin, 27 Mei 2013

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU POLTEKKES KEMENKES RIAU TA. 2013/2014

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU POLTEKKES KEMENKES RIAU JALUR UMUM.

PENDAFTARAN :
3 S/D 21 JUNI 2013.

SYARAT :
1. SURAT KETERANGAN LULUS / STL / IJASAH
2. PAS PHOTO HITAM PUTIH 4 X 6 5 LBR
3. MEMBAYAR BIAYA PENDAFTARAN.
..
#SR

BISA DILIHAT JUGA DI :
FACEBOOK : Kemahasiswaan Poltekkes RIAU
TWITER : @INFOPOLTEKKES
WEBSITE : www.Poltekkesriau.ac.id

Rabu, 16 Januari 2013

SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) PRAKTIS, MUDAH DAN MURAH

Memeriksa sendiri secara teratur keadaan payudara Anda (self breast examination) dapat secara efektif mengurangi risiko kehadiran kanker payudara tanpa disadari. Setiap wanita berusia di atas 20 tahun sangat dianjurkan untuk melakukannya.langkah1
Berikut adalah lima langkah praktis untuk memeriksa sendiri payudara Anda:

Langkah 1:

Berdirilah di depan cermin dengan bahu tegak dan tangan lurus di samping pinggang. Lihat kedua payudara Anda:
  • Apakah ukuran, bentuk dan warnanya seperti biasa?
  • Apakah ada distorsi bentuk atau pembengkakan?
Periksakan diri ke dokter bila menemukan perubahan berikut pada payudara Anda:langkah2
  • Lekukan, kerutan atau tonjolan di kulit
  • Puting susu berubah posisi atau masuk ke dalam
  • Warna kemerahan, pucat, meradang atau membengkak

Langkah 2:

Angkat kedua tangan Anda dan lihat apakah ada perubahan yang sama.

Langkah 3:

Tekan dengan lembut putting susu Anda dengan jari dan ibu jari. Lihat apakah ada benda cair yang keluar.langkah3

Langkah 4:

Selanjutnya, sambil tidur berbaring, rasakan kedua payudara Anda dengan meraba payudara kanan dengan tangan kiri, dan payudara kiri dengan tangan kanan. Tekan secara mantap namun lembut dengan jari-jari yang rata dan saling merapat.
Lakukan perabaan dari atas ke bawah, sisi ke sisi dari dada bagian atas sampai ke perut bagian atas dan dari ketiak sampai lekukan tengah di antara kedua payudara.
langkah4
Ikuti satu pola untuk memastikan seluruh bagian payudara Anda terperiksa. Anda bisa memulai dari puting susu, lalu melingkar melebar seperti obat nyamuk ke bagian luar payudara. Anda juga bisa mengambil pola seperti orang mengepel lantai, dari atas ke bawah atau kiri ke kanan dengan tarikan lurus-lurus. Mulai dengan rabaan lembut, lalu tekan lebih keras pada bagian yang perlu diperiksa jaringannya sampai ke dalam.

Langkah 5:

Terakhir, rasakan payudara Anda ketika duduk dan berdiri. Banyak wanita yang merasa lebih peka ketika payudara mereka basah dan licin. Anda bisa mencoba melakukannya sewaktu sedang mandi. Lakukan gerakan yang sama dengan langkah 4.

MANFAAT DAN PERUBAHAN TUBUH YANG BAIK KARENA OLAHRAGA


Dengan berolahraga akan terjadi perubahan-perubahan pada tubuh menurut jenis, lama, dan intensitas latihan yang dilakukan. Secara umum olahraga yang dilakukan secara teratur dengan takaran yang cukup akan menyebabkan perubahan sebagai berikut:

1. Perubahan pada Jantung

Jantung akan bertambah besar dan kuat sehingga daya tampung besar dan denyutan kuat. Kedua hal ini akan meningkatkan efisiensi kerja jantung. Dengan efisiensi kerja yang tinggi, jantung tak perlu berdenyut terlalu sering. Pada orang yang tidak melakukan olahraga, denyut jantung ratarata 80 kali per menit, sedang pada orang yang melakukan olahraga teratur, denyut jantung rata-rata 60 kali per menit. Dengan demikian dalam satu menit dihemat 20 denyutan, dalam satu jam 1200 denyutan, dan dalam satu hari 28.800 denyutan. Penghematan tersebut menjadikan jantung awet, dan boleh diharap hidup lebih lama dengan tingkat produktivitas yang tinggi (Strauss, 1979).

2. Perubahan pada Pembuluh darah

Elastisitas pembuluh darah akan bertambah karena berkurangnya timbunan lemak dan penambahan kontraksi otot dinding pembuluh darah. Elastisitas pembuluh darah yang tinggi akan memperlancar jalannya darah dan mencegah timbulnya hipertensi. Disamping elastisitas pembuluh darah yang meningkat, pembuluh pembuluh darah kecil (kapiler) akan bertambah padat pula. Penyakit jantung koroner dapat diatasi dan dicegah dengan mekanisme perubahan ini. Kelancaran aliran darah juga akan mempercepat pembuangan zat-zat lelah sebagai sisa pembakaran sehingga bisa diharapkan pemulihan kelelahan yang cepat (Soekarman, 1987).

3. Perubahan pada Paru

Elastisitas paru akan bertambah sehingga kemampuan berkembang kempis juga akan bertambah. Selain itu jumlah alveoli yang aktif (terbuka) akan bertambah dengan olahraga teratur. Kedua hal diatas akan menyebabkan kapasitas penampungan dan penyaluran oksigen ke darah akan bertambah. Pernafasan bertambah dalam dengan frekuensi yang lebih kecil. Bersamaan dengan perubahan pada jantung dan pembuluh darah, ketiganya bertanggung jawab untuk penundaan kelelahan (McArdle,
1986).

4. Perubahan pada Otot

Kekuatan, kelentukan, dan daya tahan otot akan bertambah. Hal ini disebabkan oleh bertambah besarnya serabut otot dan meningkatnya sistim penyediaan energi di otot. Lebih dari itu perubahan pada otot ini akan mendukung kelincahan gerak dan kecepatan reaksi, sehingga dalam banyak hal kecelakaan dapat dihindari (Brooks, 1984).

5. Perubahan pada Tulang

Penambahan aktivitas enzim pada tulang akan meningkatkan kepadatan, kekuatan, dan besarnya tulang, selain mencegah pengeroposan tulang. Permukaan tulang juga akan bertambah kuat dengan adanya tarikan otot yang terus menerus (Fox, 1988).

6. Perubahan pada Ligamentum dan Tendo

Kekuatan ligamentum dan tendo akan bertambah, demikian juga dengan  perlekatan tendo pada tulang. Keadaan ini akan membuat ligamentum dan tendo mampu menahan beban berat dan tidak mudah cedera (Teitz, 1989).

7. Perubahan pada Persendian dan Tulang rawan
Latihan teratur dapat menyebabkan bertambah tebalnya tulang rawan di persendian sehingga dapat menjadi peredam (shock absorber) dan melindungi tulang serta sendi dari bahaya cedera (Wilmore, 1981).

8. Perubahan pada Aklimatisasi terhadap Panas

Aklimatisasi terhadap panas melibatkan penyesuaian faali yang memungkinkan seseorang tahan bekerja di tempat panas. Kenaikan aklimatisasi terhadap panas disebabkan karena pada waktu melakukan olahraga terjadi pula kenaikan panas pada badan dan kulit. Keadaan yang sama akan terjadi bila seseorang bekerja di tempat panas (Fox, 1984).

Selasa, 15 Januari 2013

GEDUNG LAMA POLTEKKES RIAU (kenangan)

POS SATPAM LAMA SEBELUM DIBONGKAR TAHUN 2007 KARENA PEMBANGUNAN

REKTORAT LAMA SEBELUM DIBONGKAR TAHUN 2007

AULA SERBA GUNA LAMA POLTEKKES KEMENKES RIAU

PAPAN NAMA POLTEKKE DEPKES PEKANBARU

GEDUNG BELAJAR KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES RIAU

PENDOPO BELAJAR POLTEKKES KEMENKES RIAU

KELAS KEPERAWATAN YANG SUDAH BERGANTI MENJADI GEDUNG PENDIDIKAN

LAPANGAN TAKRAW YANG SUDAH DI SULAP MENJADI GEDUNG PENDIDIKAN

LABORATURIUM KIMIA LAMA

RUANG KEPERAWATAN POLTEKKES KEMENKES RIAU

MUSHALLA

TIANG LISTRIK KONTROVERSIAL

GARASI SEBELUM DIRENOVASI

SEKRETARIAT BEM TAHUN 2006

LORONG KANTIN

KANTIN ACIK

PARKIR MOTOR PEGAWAI POLTEKKES KEMENKES RIAU

GUDANG

FOTOCOPY


RUMAH BERSALIN

LAPANGAN UPACARA


PENDOPO

Ahad, 13 Januari 2013

TIPS MENGHADAPI UJIAN

sekarang lagi musim ujian semester. bagi adik2 mahasiswa poltekkes kemenkes riau, silahkan ikuti saran-saran berikut ini. semoga saran ini bermanfaat.
Buat rencana belajar
Buat rencana belajar. Misalnya mata pelajaran apa yang ingin Anda pelajari lebih dulu. Lalu di bidang mana Anda lebih lemah. Coba buat rencana belajar dengan memprioritaskan pelajaran yang paling sulit. Persiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelajaran Anda termasuk alat tulis, kertas, dan kalkulator jika dibutuhkan. Persiapkan juga buku pelajaran dan catatan Anda.
Cari tempat belajar yang ideal
Cari tempat belajar yang ideal yaitu yang bebas dari gangguan. Lebih baik belajar dalam posisi duduk di meja ketimbang belajar sambil berbaring di ranjang. Suasana belajar di tempat tenang juga akan meningkatkan konsentrasi Anda. Jangan belajar di ruang keluarga yang ramai dan ada televisi atau musik yang mengganggu.
Jangan menunda
Segera belajar dan jangan belajar pada detik-detik terakhir atau pada malam sebelum ujian. Hindari sikap suka menunda dan coba penuhi jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Jangan lupa beristirahat
Belajar terlalu lama dapat membuat konsentrasi berkurang. Istirahat sejenak bisa membantu kembali berkonsentrasi. Jangan lupa, ujian akan menguras energi cukup banyak, karena itu cobalah cukup beristirahat pada malam sebelum ujian.

Jika Anda Gagal!
Memang nilai buruk, gagal ujian atau tidak lulus ujian bisa membuat malu dan menghancurkan harga diri. Perasaan malu karena gagal dalam ujian atau tidak lulus ujian bisa bermanfaat jika hal itu memacu Anda untuk belajar dari kesalahan anda dan mengadakan perbaikan. Anda masih memiliki kesempatan untuk memperbaikinya dan berupaya lebih baik.
Coba beritahu orang tua Anda mengenai hasil ujian. Wajar jika orang tua menginginkan yang terbaik, namun jika nilai Anda rendah atau Anda tidak lulus, Anda dapat mengharapkan untuk menerima disiplin atau hukuman dari orang tua. Jika Anda merasa terlalu banyak yang diharapkan dari Anda, diskusikan hal itu dengan orang tua.
Nilai dan kelulusan memang penting, namun bukan ini yang menjadi penilaian terakhir atas diri Anda. Saat bekerja, banyak perusahaan lebih menekankan ketrampilan dibanding nilai tinggi di sekolah. Pendidikan sekolah memang bermanfaat dan belajarlah sebanyak mungkin di sekolah. Cobalah menjadi terbaik sesuai kemampuan Anda dalam menghadapi stres khususnya karena masa ujian akhir. Selamat menempuh ujian sekolah!